Followers

Thursday, December 29, 2011

Rich Band - Lir Ilir (Ost. Sang Pencerah)

Rich Band - Lir Ilir (Ost. Sang Pencerah)
by Sunan Kalijaga





Lir-ilir, lir-ilir
tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jrumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako... surak hiyo...

Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Tanaman-tanaman sudah mulai bersemi,
demikian menghijau bagaikan ghairah pengantin baru
Anak-anak penggembala, tolong panjatkan pohon belimbing itu,
walaupun licin tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak disisihkan
Jahitlah benahilah untuk menghadap nanti sore
Selagi sedang terang bulannya
Selagi sedang banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayuh...
 


Maksudnya:

Makin subur dan tersiarlah agama Islam yang disiarkan oleh para mubaligh Islam. Mendapat cahaya Islam merupakan suatu nikmat yang besar jika dihayati.

Hijau adalah warna dan lambang agama Islam. Dikira pengantin baru, maksudnya, agama Islam begitu menarik dan kemunculannya yang baru diibaratkan bagaikan pengantin baru.

Cah angon atau pengembala, diibaratkan dengan penguasa yang ‘mengembalakan’ rakyat. Para penguasa itu disarankan untuk segera masuk agama Islam (disimbolkan dengan buah belimbing yang mempunyai bentuk segi lima sebagai lambang rukun Islam).

Walaupun licin, susah, tetapi usahakanlah agar dapat masuk Islam demi mensucikan dodot (Dodot adalah jenis pakaian tradisional Jawa yang sering dipakai pembesar zaman dulu. Bagi orang Jawa, agama adalah ibarat pakaian, maka dodot dipakai sebagai lambang agama atau kepercayaan).

Pakaianmu, (yaitu) agamamu sudah rosak, kerana dicampur dengan kepercayaan animisme. Jika akidah bercampur baur, ia boleh menyebabkan segala amalan yang silakukan sebelum ini sebagai sia-sia.

Agama yang sudah rusak itu jahitlah (perbaikilah dengan belajar ilmu agama), sebagai bekal menghadap Tuhan. Ilmu sangat penting dalam mempelajari agama bukan setakat ikut-ikut ahli ibadah yang tiada asalnya dari agama Islam.

Selagi masih hidup, masih ada kesempatan, bertaubatlah kerana Allah Maha Penyayang dan Maha Pengampun. Kepada Dialah tempat manusia kembali.

Bergembiralah dengan agama Islam, semoga kalian mendapat anugerah dari Tuhan.


SUNAN KALIJAGA 

Sunan Kalijaga pendakwah yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Beliau lahir sekitar tahun 1450 Masehi.

Dalam dakwah, beliau mempunyai pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat rapatnya, Sunan Bonang. Walaupun kefahaman keagamaannya cenderung "sufistik berbasis salaf" -bukan sufi panteistik (pemujaan semata) namun ia membantu penyebaran Islam di tanah Jawa. 

Beliau juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah dan sangat toleran pada budaya setempat. Ia berpendapat bahawa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. 

Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah difahami, dengan sendirinya kebiasaan lama akan hilang. 

Tidak menghairankan, ajaran Sunan Kalijaga dapat mengasimilasikan budaya setempat dalam menyebarkan Islam. Beliau menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara sebagai sarana dakwah. Beberapa lagu suluk ciptaannya yang popular adalah Lir-ilir dan Gundul-gundul Pacul.

Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar bangsawan di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga

Lagu yang banyak kiasannya ini sangat bernilai tinggi kesusasteraannya sehingga Lir-ilir ini menjadi salah satu soundtrack untuk film sang pencerah, film Karya Hanung Bramantyo yang menceritakan mengenai kehidupan KH. Ahmad Dahlan sang pendiri Muhammadiyah


sumber: 


2 comments:

Cahaya Kelapangan said...

Bait-bait lirik ni(sebetulnya bait syair..)sangat tinggi bahasanya dan mendalam maksudnya..sekali tengok tak tahu pun yang ada kaitan dengan kedatangan Islam..masyaallah..

Safi ArRahman said...

Menggunakan kepakaran seninya utk urusan dakwah. sangat mengkagumkan

stat tracker

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme